IMPLEMENTASI AKAD MUZARA’AH TERHADAP AGRIBISNIS MODERN PADA PERKEBUNAN KOPI GAYO DALAM TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi Kasus Kebun Kopi Di Kampung Burni Telong Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah)

Ramadani, Pitria --> (2026) IMPLEMENTASI AKAD MUZARA’AH TERHADAP AGRIBISNIS MODERN PADA PERKEBUNAN KOPI GAYO DALAM TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi Kasus Kebun Kopi Di Kampung Burni Telong Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah). Skripsi thesis, UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe.

[thumbnail of SKRIPSI_PITRIA RAMADANI_202012016.pdf] Text
SKRIPSI_PITRIA RAMADANI_202012016.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Akad muzara’ah merupakan salah satu bentuk akad kerjasama antara pemilik lahan dan pengelola atau penggarap lahan, di mana penggarap membayar sebagian hasil panen kepada pemilik lahan sebagai ganti penggunaan lahan. Akan tetapi, terdapat keberagaman praktik akad muzara’ah terhadap agribisnis modern pada perkebunan kopi gayo di kampung burni telong. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana implementasi akad muzara’ah terhadap agribisnis modern pada perkebunan kopi Gayo? (2) Bagaimana perspektif hukum ekonomi syariah terhadap impementasi akad muzara’ah terhadap agribisnis modern pada perkebunan kopi Gayo? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berdasarkan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik akad muzara’ah pada perkebunan kopi Gayo di Kampung Burni Telong masih dilaksanakan secara lisan dan bergantung pada asas kepercayaan, dengan sistem bagi hasil yang umumnya 50:50 dan seluruh pengelolaan lahan menjadi tanggung jawab penggarap. Meskipun sebagian telah memanfaatkan teknologi pertanian
sederhana, praktik ini masih menghadapi kendala seperti kurangnya pengawasan, potensi kecurangan laporan hasil panen, serta menurunnya produktivitas akibat tanaman yang tua. Dari perspektif Hukum Ekonomi Syariah, akad tersebut pada dasarnya sah karena terpenuhi unsur ijab qabul dan keridhaan kedua belah pihak, namun pelaksanaannya perlu diperbaiki melalui pembuatan akad tertulis, penegasan kesepakadan bagi hasil, serta peningkatan pengawasan agar sesuai dengan prinsip keadilan, amanah, dan keberlanjutan agribisnis dalam syariah.



Statistic

IRStats Detail StatisticView more statistics

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Religion/Agama > 2x0 Agama Islam > 2x4 Fikih, Fiqih, Fiqh, Hukum Islam > 2x4.2 Muamalat, Muamalah
Divisions: Fakultas Syariah (FS) > S1 Hukum Ekonomi Syari'ah (Mua'malah)
Depositing User: Admin Repo
Date Deposited: 01 Apr 2026 08:47
Last Modified: 01 Apr 2026 08:47
URI: https://repository.uinsuna.ac.id/id/eprint/508

Actions (login required)

View Item
View Item